Siapa bilang
Aku takut
Siapa bilang
Aku hanyut
Walau tinggi manapun
Aku tetap aku
Walau kecil manapun
Aku tetap berani
Pesan mama
Pesan papa
Usah lupa
Awal mula diriku
Ohooo… hey…
Siapa bilang
Aku semput
Siapa bilang
Aku kalut
Walau sukar manapun
Aku tetap aku
Walau getir manapun
Aku tetap di sini
Aku pun tahu
Engkau bagai dedalu
Yang selalu
Lupakan diri
Kau lupakan bumi
Dia pun tahu
Engkau memang penakut
Lempar batu
Sembunyi tangan
Kau kaki pengecut …
Pengecut…
Korus
Aku pun tahu
Engkau bagai dedalu
Yang selalu
Lupakan diri
Kau lupakan bumi
Dia pun tahu
Engkau memang penakut
Lempar batu
Sembunyi tangan
Kau kaki pengecut …
Siapa bilang
Aku semput
Siapa bilang
Aku kalut
Walau sukar manapun
Aku tetap aku
Walau getir manapun
Aku tetap di sini…
Memaparkan catatan dengan label XPDC. Papar semua catatan
Memaparkan catatan dengan label XPDC. Papar semua catatan
Khamis
Ahad
Puing Cinta – XPDC
Di alam cinta
Rindu mengejar masa
Pilukan terasa
Menikam-nikam jiwa
Di dalam cinta
Cemburu kan bertakhta
Menguji-guji kita
Menguji segala
Kini aku terapung
Bagai lelayang
Bertalikan rindu
Kurun berpuluh
Janji dulu dilafaz
Masih lekat tersimpan
Didalam rongganya nafas
Untuk ditelan senang
Engkau dan aku
Dibuai asyik merindu
Dan kini dipertemu
Pada janji mu dulu
Engkau dan aku
Singgah di taman kalbu
Nikmati keharuman
Dilaman keasyikan
Corus
Engkaulah kasih
Engkau cahaya
Engkaulah saja
Engkau segala
Tiada antara
Tiada angkara
Tiada derhaka
Engkau meruntun jiwa
Saling mempercaya
Bunuh sangsi prasangka
Gengam kasih kita
Hingga ke garisnya
Cinta dan rindu
Jika dipupus ia
Kita hilang syahdu
Bermurung merana
Cinta punya sakti
Terapi untuk diri
Doa jadi teman
Akan tenang nafasan
Rindu mengejar masa
Pilukan terasa
Menikam-nikam jiwa
Di dalam cinta
Cemburu kan bertakhta
Menguji-guji kita
Menguji segala
Kini aku terapung
Bagai lelayang
Bertalikan rindu
Kurun berpuluh
Janji dulu dilafaz
Masih lekat tersimpan
Didalam rongganya nafas
Untuk ditelan senang
Engkau dan aku
Dibuai asyik merindu
Dan kini dipertemu
Pada janji mu dulu
Engkau dan aku
Singgah di taman kalbu
Nikmati keharuman
Dilaman keasyikan
Corus
Engkaulah kasih
Engkau cahaya
Engkaulah saja
Engkau segala
Tiada antara
Tiada angkara
Tiada derhaka
Engkau meruntun jiwa
Saling mempercaya
Bunuh sangsi prasangka
Gengam kasih kita
Hingga ke garisnya
Cinta dan rindu
Jika dipupus ia
Kita hilang syahdu
Bermurung merana
Cinta punya sakti
Terapi untuk diri
Doa jadi teman
Akan tenang nafasan
Sabtu
Nafisa – XPDC
Di keheningan malam ini
Aku di himpit kenangan
Sejarah cinta mengajar ku
Sepanjang hari
Sepanjang malam
Di benak ku kau sentiasa
Lalu memukau jiwa
Jadi sentimental
Hati lelaki ini
Terkadang perjalanan jauh
Yang kan mampu aku menapak
Pendakian gunung yang tinggi
Lembah curam yang ngeri
Aku harungi
Sepuluh musim yang benderang
Bagai di rendam perasaaan
Mentari terik tak terasa
Awan berlalu mendung
Berganti masa
Corus
Itu pun dia kehadiran
Yang tak mungkin aku lepaskan
Dakap erat sepenuh kasih
Genggam genggaman ini
Menambah seri
Biarlah dunia beredar
Rentak sama kita berlari
Menuju titik permulaan
Belum tahu dimana
Ia berakhir
Terkadang perjalanan jauh
Yang kan mampu aku menapak
Pendakian gunung yang tinggi
Lembah curam yang ngeri
Aku harungi
Sepuluh musim yang benderang
Bagai di rendam perasaaan
Mentari terik tak terasa
Awan berlalu mendung
Berganti masa
Itu pun dia kehadiran
Yang tak mungkin aku lepaskan
Dakap erat sepenuh kasih
Genggam genggaman ini
Menambah seri
Biarlah dunia beredar
Rentak sama kita berlari
Menuju titik permulaan
Belum tahu dimana
Ia berakhir
Aku di himpit kenangan
Sejarah cinta mengajar ku
Sepanjang hari
Sepanjang malam
Di benak ku kau sentiasa
Lalu memukau jiwa
Jadi sentimental
Hati lelaki ini
Terkadang perjalanan jauh
Yang kan mampu aku menapak
Pendakian gunung yang tinggi
Lembah curam yang ngeri
Aku harungi
Sepuluh musim yang benderang
Bagai di rendam perasaaan
Mentari terik tak terasa
Awan berlalu mendung
Berganti masa
Corus
Itu pun dia kehadiran
Yang tak mungkin aku lepaskan
Dakap erat sepenuh kasih
Genggam genggaman ini
Menambah seri
Biarlah dunia beredar
Rentak sama kita berlari
Menuju titik permulaan
Belum tahu dimana
Ia berakhir
Terkadang perjalanan jauh
Yang kan mampu aku menapak
Pendakian gunung yang tinggi
Lembah curam yang ngeri
Aku harungi
Sepuluh musim yang benderang
Bagai di rendam perasaaan
Mentari terik tak terasa
Awan berlalu mendung
Berganti masa
Itu pun dia kehadiran
Yang tak mungkin aku lepaskan
Dakap erat sepenuh kasih
Genggam genggaman ini
Menambah seri
Biarlah dunia beredar
Rentak sama kita berlari
Menuju titik permulaan
Belum tahu dimana
Ia berakhir

